Habituation of Infaq and Shodaqoh on Fridays as an Effort to Develop Students' Caring and Sharing Character (Case Study at SDN 1 Sukadana Baru)
DOI:
https://doi.org/10.61650/ajme.v4i1.1244Keywords:
Habituation, infaq & shodaqoh, caring character, sharing character, elementary schoolAbstract
This study aims to describe the implementation of infaq and shodaqoh habituation every Friday and analyze its impact on shaping caring and sharing character of students at SDN 1 Sukadana Baru. A descriptive qualitative method with a case study approach was employed. Research subjects included the principal, teachers, and students in grades IV-VI. Data collection techniques included participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model (reduction, display, conclusion). Data validity was ensured through source triangulation, technique triangulation, member checking, and extended participation. The results showed: (1) The implementation of infaq and shodaqoh habituation was carried out routinely, voluntarily, and integrated into the school culture; (2) Character values formed include social concern, empathy, sincerity, responsibility, and sharing habits; (3) Positive impacts were observed in increased concern for peers, empathy, willingness to share, and social responsibility. This study concludes that consistent infaq and shodaqoh habituation, supported by teacher role modeling and a conducive school culture, effectively shapes caring and sharing character in elementary school students.
Downloads
References
Amalia, S. (2021). Urgensi evaluasi program pembentukan karakter di sekolah dasar. Eduhumaniora, 13(1), 72-79. https://doi.org/10.17509/eh.v13i1.32015
Ardianto. (2020). Internalisasi nilai karakter dalam pembelajaran PAI melalui keteladanan pendidik. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 16(1), 55-75. https://doi.org/10.54069/attaqwa.v16i1.35
Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arthur, J., Kristjánsson, K., Harrison, T., Sanderse, W., & Wright, D. (2023). Teaching character and virtue in schools. London: Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003153670
Bandura, A. (2020). Social learning theory (Routledge Classics ed.). London: Routledge.
Bungin, B. (2020). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik dan ilmu sosial lainnya. Jakarta: Kencana.
Creswell, J. W. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. California: SAGE Publications.
Dewi, A. (2023). Pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(3), 98-107.
Faiz, A., Kurniawaty, I., & Hadian, V. A. (2025). Peningkatan nilai prosocial behaviour melalui model pembelajaran cognitive moral development. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 11(1). https://doi.org/10.31949/educatio.v11i1.11062
Farida, N. (2021). Pengaruh kegiatan sosial berbasis keagamaan terhadap pembentukan karakter anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 45-53.
Fatmawati, H. (2023). Deskripsi implementasi nilai keagamaan melalui infaq di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 32-45.
Haffner, D., & Krause, S. (2022). School culture and character education: The role of hidden curriculum in moral development. Journal of Moral Education, 51(4), 475-489. https://doi.org/10.1080/03057240.2021.2012974
Hidayah, N. (2020). Pembentukan karakter peduli sosial melalui kegiatan sosial di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Sosial, 7(1), 45-52.
Hidayat, F. (2022). Pentingnya peran orang tua dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 20-29.
Hill, N. E., & Tyson, D. F. (2020). Parental involvement in middle school: A meta-analytic assessment. Developmental Psychology, 56(7), 1319-1333. https://doi.org/10.1037/dev0000936
Kemendikbud. (2020). Panduan pendidikan karakter. Jakarta: Dirjen GTK.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.
Krettenauer, T. (2020). Moral development and moral identity: A longitudinal perspective. Human Development, 63(3-4), 161-170. https://doi.org/10.1159/000511088
Kristjánsson, K. (2020). Flourishing as the aim of education: A neo-Aristotelian philosophy of education. London: Routledge. https://doi.org/10.4324/9781351001942
Kvale, S. (2020). Doing interviews. London: SAGE Publications.
Lenta, V., & Mustika, D. (2023). Budaya sekolah dalam mewujudkan pendidikan karakter. Mimbar Pendidikan Indonesia, 4(2), 348-356. https://doi.org/10.23887/mpi.v4i2.65938
Lestari, I. (2022). Penggunaan purposive sampling dalam penelitian pendidikan. Jurnal Metodologi Ilmiah, 4(3), 110-117.
Lestari, R. (2022). Pembiasaan infaq dan shadaqah di sekolah dasar sebagai upaya pembentukan karakter peduli sosial. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 55-63.
Lickona, T. (2021). Educating for character. New York: Bantam Books.
Malik, R. (2022). Infaq dan shadaqah dalam perspektif pendidikan karakter. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 10(2), 123-130.
Malti, T., Chaparro, M. P., Zuffianò, A., & Colasante, T. (2021). Moral development in childhood. Child Development Perspectives, 15(3), 151-158. https://doi.org/10.1111/cdep.12416
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Los Angeles: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyana, D. (2021). Metode penelitian kualitatif: Paradigma baru komunikasi dan ilmu sosial lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nonitasari, I. (2020). Prosocial behavior of elementary school students. PiJIES: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Elementary School, 3(2). https://doi.org/10.24256/pijies.v3i2.1661
Nugroho, Y. (2023). Pendidikan karakter di era digital. Yogyakarta: Deepublish.
Prasetyo, A. (2022). Strategi pendidikan karakter berbasis kegiatan keagamaan. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 89-97.
Putra, A. R. (2022). Pembiasaan infaq sebagai sarana pembentukan karakter religius. EduReligi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 55-65.
Rachmawati, E., & Huda, M. (2022). Internalization of Islamic social values through charity education in elementary schools. Journal of Islamic Education Studies, 7(2), 145-160. https://doi.org/10.21580/jies.v7i2.10987
Santosa, P. (2022). Keefektifan observasi dalam penelitian pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(4), 56-65.
Santosa, P. (2023). Peran pendidikan karakter dalam pembelajaran berbasis infaq di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(4), 22-30.
Sari, E. N. (2021). Penguatan karakter kepedulian sosial melalui pendidikan kontekstual. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 102-110.
Sari, L. (2022). Peran pembiasaan infaq dan shadaqah dalam membangun karakter sosial siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 123-132.
Setiawan, I. (2022). Refleksi sebagai pendalaman nilai. Jurnal Pendidikan Nilai, 4(2), 39-48.
Setyaningsih. (2023). Internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter siswa melalui keteladanan guru dan orang tua. Widya Aksara: Jurnal Agama Hindu, 28(1), 19-29. https://doi.org/10.54714/widyaaksara.v28i1.207
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryani, T. (2022). Pentingnya sinergi sekolah dan keluarga. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 66-75.
Syamsuddin, L. (2021). Keikhlasan dalam sedekah. Jurnal Studi Islam, 13(2), 92-100.
Wahyuningsih, S. (2021). Tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 4(2), 72-80.
Widodo, J. (2022). Evaluasi pendidikan karakter. Bandung: Rosdakarya.
Zubaedi. (2020). Desain pendidikan karakter. Jakarta: Kencana.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Khoirul Saputra, Jaenullah Jaenullah, Choirudin Choirudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




