AI Policy

Editorial Policies

Generative AI
Guidance & Policy

Last Updated: Feb 2026
Version 2.0
Official Standards
01

Introduction and Vision

 

Alat Kecerdasan Buatan (AI) Generatif—mencakup model bahasa besar (LLM), sistem multimodal, dan pensintesis data otomatis—mewakili pergeseran paradigma yang signifikan dalam cara pengetahuan diproduksi dan disebarluaskan. Asian Journal of Management Entrepreneurship (AJME) menyadari bahwa teknologi ini berkembang pesat dan mulai terintegrasi ke dalam alur kerja profesional bisnis dan konsumen.

AJME mengadopsi sikap proaktif, menyambut potensi inovatif AI Generatif untuk mendemokratisasi penelitian dan meningkatkan produktivitas. Kami percaya alat ini dapat berfungsi sebagai "kolaborator kognitif" dalam:

Idea Generation Membantu penulis mengatasi kebuntuan ide (blank page syndrome) dan mengeksplorasi jalur penelitian manajemen yang tidak konvensional.
Linguistic Equity Membantu penulis non-penutur asli bahasa Inggris mengekspresikan teori kompleks dengan kejelasan dan presisi teknis yang tinggi.
02

Comprehensive Risks

 
Inaccuracy and "Hallucinations"

Model AI beroperasi pada pola probabilistik, bukan pemahaman faktual. AI diketahui dapat menghasilkan referensi palsu, data fiktif, atau peristiwa sejarah yang meyakinkan namun tidak berdasar.

 
Algorithmic Bias

Karena AI dilatih pada data historis, ia dapat melanggengkan bias sosial, budaya, atau Eurosentris. Penulis harus memastikan konten AI tidak memperkuat stereotip diskriminatif.

 
Data Sovereignty and Confidentiality

Mengunggah data kepemilikan atau transkrip wawancara sensitif ke platform publik dapat melanggar anonimitas peserta dan hak kekayaan intelektual perusahaan.

03

Guidelines for Authors

Penulis memegang tanggung jawab moral dan intelektual penuh atas manuskrip mereka. AI adalah alat bantu, bukan entitas yang memiliki kedudukan etis atau hukum.

The Human-in-the-Loop Requirement

Penulis dilarang keras menyerahkan output AI "mentah". Setiap kalimat yang dihasilkan atau dimodifikasi oleh AI harus ditinjau secara kritis, diedit, dan diverifikasi kebenarannya oleh penulis manusia.

Mandatory Prohibitions

  • Non-Author Status: Alat AI Generatif tidak dapat dicantumkan sebagai penulis karena tidak dapat bertanggung jawab atas integritas penelitian atau menandatangani perjanjian hak cipta.
  • Prohibition on Synthetic Data: Penulis dilarang menggunakan AI untuk membuat data survei atau studi kasus palsu demi mengisi celah dalam penelitian (fabrikasi data).
  • Visual Integrity: AJME melarang penggunaan gambar, bagan, atau model konseptual yang dibuat atau dimanipulasi oleh AI tanpa pengawasan manusia yang ketat.

Disclosure Protocol

Declaration of AI Use

"Selama persiapan karya ini, penulis menggunakan [Nama Alat + Versi] untuk [Kasus Penggunaan Spesifik, misal: meningkatkan kejelasan bahasa atau memetakan literatur sekunder]. Setelah menggunakan alat ini, penulis meninjau dan mengedit konten sesuai kebutuhan dan bertanggung jawab penuh atas seluruh isi publikasi."

04

Editorial and Peer Review

For Editors

Editor tidak diperbolehkan mengunggah manuskrip ke sistem AI untuk diringkas. Software deteksi AI hanya digunakan sebagai bendera (flag) awal untuk investigasi manual manusia.

For Reviewers

Reviewer dilarang keras memasukkan bagian manuskrip ke dalam prompt AI. Hal ini merupakan pelanggaran serius terhadap kerahasiaan dan hak kekayaan intelektual penulis.

Compliance Notice

AJME berhak meminta draf asli tanpa bantuan AI atau catatan penelitian orisinal jika ditemukan kecurigaan penggunaan yang tidak diungkapkan. Pelanggaran terhadap kebijakan ini dapat mengakibatkan penolakan segera atau pencabutan (retraction) sesuai pedoman COPE.

Kebijakan ini akan ditinjau setiap tahun sesuai evolusi teknologi.

© 2026 AJME | Asian Journal of Management Entrepreneurship
Assyfa Journal Group