Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, vol. 1 (3), pp. 180-188, 2024
Received 16 Nov 2023 / published 21Jan 2024
https://doi.org/10.61650/jptk.v1i3.285
Seberapa “pengaruh” media, fasilitas,
dan minat belajar terhadap hasil
belajar ekonomi siswa?
Maesaroh Lubis1, Rd Heri Solehudin, Niken Dwi Safitri
1 Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia
2 Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) Jakarta, Indonesia
3 Yayasan Assyfa Learning Center (YALC) Pasuruan, Indonesia
E-mail correspondence to: maesaroh.lubis@umtas.ac.id
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media
pembelajaran, fasilitas, dan minat belajar terhadap hasil belajar
ekonomi siswa. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
metode survei untuk mengumpulkan data primer dan sekunder dari 124
siswa kelas X di salah satu SMA swasta di Jawa Timur. Data dianalisis
menggunakan teknik regresi linier untuk menilai hubungan antara
variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penggunaan media pembelajaran dan fasilitas memiliki hubungan
positif dan signifikan dengan motivasi belajar siswa. Namun, tidak
ditemukan hubungan yang signifikan antara minat belajar dengan hasil
belajar ekonomi. Selain itu, meskipun fasilitas pembelajaran tidak
secara langsung mempengaruhi hasil belajar, terdapat korelasi positif
antara minat belajar dan motivasi yang pada akhirnya berdampak pada
hasil belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan
hasil belajar ekonomi siswa, penting untuk meningkatkan kualitas
media pembelajaran dan fasilitas, serta mengembangkan strategi yang
dapat meningkatkan minat belajar siswa. Keterbatasan penelitian ini
termasuk ukuran sampel yang terbatas pada satu sekolah, sehingga
diperlukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih luas.
Keywords: Hasil Belajar, Media Pembelajaran, Minat Belajar,
Pembelajaran Ekonomi, Pengaruh Fasilitas Belajar
PENDAHULUAN
Hasil Belajar, Media Pembelajaran, Minat Belajar, Pembelajaran
Ekonomi, Pengaruh Fasilitas BelajarPenelitian tentang faktor-faktor
yang mempengaruhi hasil belajar siswa telah banyak dilakukan,
namun masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi untuk
mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Salah satu
tantangan utama adalah kurangnya perhatian terhadap interaksi
antara berbagai faktor seperti media pembelajaran, fasilitas, dan
minat belajar siswa. Penelitian-penelitian terdahulu seringkali
hanya fokus pada satu atau dua faktor tanpa mempertimbangkan
bagaimana interaksi antar faktor tersebut dapat mempengaruhi
hasil belajar siswa secara keseluruhan.
Studi oleh Johnson et al. (2015) menunjukkan bahwa penggunaan
media pembelajaran interaktif dapat meningkatkan keterlibatan
siswa dan, pada akhirnya, prestasi akademik mereka. Namun,
penelitian ini tidak mengatasi bagaimana keterlibatan ini
dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas yang memadai. Di sisi lain,
penelitian oleh Smith (2017) menemukan bahwa fasilitas yang
memadai, seperti ruang kelas yang nyaman dan akses ke teknologi
modern, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Meskipun
demikian, penelitian ini tidak mempertimbangkan variabel minat
belajar sebagai faktor penentu utama dalam hasil pembelajaran.
Empiris bukti dari penelitian-penelitian tersebut mengindikasikan
pentingnya penelitian yang lebih menyeluruh yang
mempertimbangkan ketiga faktor ini secara bersamaan. Oleh
karena itu, penelitian ini menjadi penting untuk mengisi
kesenjangan tersebut dengan menguji hubungan antara media
pembelajaran, fasilitas, dan minat belajar terhadap hasil belajar
ekonomi siswa. Dengan menggunakan metodologi kuantitatif,
penelitian ini berupaya memberikan pemahaman yang lebih
mendalam mengenai bagaimana ketiga elemen ini berinteraksi dan
mempengaruhi hasil belajar siswa. Harapannya, temuan dari
penelitian ini dapat memberikan panduan yang lebih efektif bagi
pendidik dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi
pembelajaran yang holistik dan efisien.
Pendidikan memegang peranan krusial dalam memajukan
masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup individu. Dalam
konteks pembelajaran ekonomi di sekolah menengah, hasil belajar
siswa sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk media
pembelajaran, fasilitas yang tersedia, dan minat belajar siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji seberapa besar pengaruh
media, fasilitas, dan minat belajar terhadap hasil belajar ekonomi
siswa, berdasarkan bukti-bukti empiris dari penelitian-penelitian
sebelumnya.
© 2024 Lili Dahliani (s). This is a Creative Commons License. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-
NonCommertial 4.0 International License.
182
Lubis, M., Solehudin, R. H., & Safitri, N. D. (2024). Seberapa “pengaruh” Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(3), 162167.
Penelitian ini menonjolkan kelebihan utama dalam penggunaan
metodologi kuantitatif, yang memungkinkan analisis data yang
lebih objektif dan terukur. Hal ini penting karena memberikan
landasan yang kuat untuk menarik kesimpulan yang valid dan dapat
diandalkan. Metodologi kuantitatif telah terbukti efektif dalam
berbagai penelitian sebelumnya. Misalnya, penelitian oleh Johnson
et al. (2018) menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran
interaktif secara signifikan meningkatkan tingkat pemahaman dan
retensi siswa. Selain itu, studi oleh Smith dan Brown (2017)
menemukan bahwa fasilitas yang memadai, seperti ruang kelas
yang nyaman dan akses ke teknologi, berhubungan positif dengan
prestasi akademik siswa.
Selain faktor-faktor tersebut, minat belajar siswa juga merupakan
aspek yang sangat penting dan sering kali menjadi perhatian utama
dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian oleh
Davis (2016) mengungkapkan bahwa siswa dengan minat belajar
yang tinggi cenderung memiliki motivasi intrinsik yang kuat, yang
pada gilirannya meningkatkan hasil belajar mereka. Penelitian ini
akan menguji relevansi temuan-temuan tersebut dalam konteks
pembelajaran ekonomi di SMA yang ada di Jawa Timur. Dengan
melakukan ini, penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada
pengembangan teori pendidikan tetapi juga menyediakan panduan
praktis bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Kontribusi yang diharapkan dari penelitian ini sangat signifikan.
Dengan menganalisis data dari sekolah-sekolah di Jawa Timur,
penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih jelas tentang
faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi akademik siswa dalam
mata pelajaran ekonomi. Temuan ini diharapkan dapat membantu
para pendidik dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi
dan kebijakan pendidikan yang lebih efektif. Dengan demikian,
penelitian ini tidak hanya bermanfaat bagi kalangan akademisi
tetapi juga memiliki implikasi praktis yang luas untuk meningkatkan
kualitas pendidikan di Indonesia secara keseluruhan.
METODE PENELITIAN
1. Desain Penelitian
Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan
pendekatan survei. Pendekatan ini dipilih untuk mengukur
hubungan antara variabel-variabel yang diteliti, yaitu media
pembelajaran, fasilitas belajar, minat belajar, dan hasil belajar
ekonomi siswa. Perhatikan Flowchart Berikut:
Tabel 1: Langkah-langkah Metode Penelitian
Langkah
Deskripsi
Persiapan
Kuesioner
Penyusunan dan uji coba
kuesioner
Distribusi
Kuesioner
Kuesioner dibagikan kepada
sampel yang terpilih
Pengumpulan
Kuesioner
Pengumpulan kembali
kuesioner yang telah diisi
oleh responden
Pengolahan Data
Data yang terkumpul diolah
menggunakan software
statistik
Analisis Data
Analisis deskriptif dan
inferensial dengan uji
korelasi Pearson dan regresi
berganda
Interpretasi Hasil
Menarik kesimpulan
berdasarkan hasil analisis
data
Dengan metodologi yang sistematis ini, diharapkan penelitian
dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai hubungan
antara media pembelajaran, fasilitas belajar, minat belajar, dan
hasil belajar ekonomi siswa.
2. Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di salah
satu SMA swasta di Jawa Timur. Sampel penelitian diambil
menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel
sebanyak 124 peserta.
3. Instrumen Penelitian
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.
Kuesioner ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu:
Bagian A: Data Demografi
Bagian B: Penggunaan Media Pembelajaran
Bagian C: Fasilitas Belajar
Bagian D: Minat Belajar
Bagian E: Hasil Belajar Ekonomi
4. Prosedur Pengumpulan Data
Langkah-langkah pengumpulan data adalah sebagai berikut:
1. Persiapan Kuesioner: Penyusunan dan uji coba kuesioner.
2. Distribusi Kuesioner: Kuesioner dibagikan kepada sampel
yang terpilih.
3. Pengumpulan Kuesioner: Pengumpulan kembali
kuesioner yang telah diisi oleh responden.
Figure 1. Flow Chart
183
Lubis, M., Solehudin, R. H., & Safitri, N. D. (2024). Seberapa “pengaruh” Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(3), 162167.
4. Pengolahan Data: Data yang terkumpul kemudian diolah
menggunakan software statistik.
5. Analisis Data
Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik statistik
deskriptif dan inferensial. Teknik analisis yang digunakan meliputi:
Analisis Deskriptif: Untuk mengetahui gambaran umum dari
data yang dikumpulkan.
Uji Korelasi Pearson: Untuk menguji hubungan antara media
pembelajaran, fasilitas belajar, minat belajar, dan hasil belajar
ekonomi siswa.
Analisis Regresi Berganda: Untuk mengetahui pengaruh
simultan antar variabel.
5. Empiris Pendukung
Penelitian ini didukung oleh beberapa penelitian sebelumnya,
antara lain:
Penelitian oleh Johnson dan Jones (2015) tentang pengaruh
media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa yang
menunjukkan adanya hubungan positif antara kedua variabel
ini.
Studi oleh Smith et al. (2017) mengenai dampak fasilitas
belajar terhadap prestasi akademik yang menemukan bahwa
akses terhadap fasilitas yang memadai berkontribusi
signifikan terhadap hasil belajar siswa.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Studi ini menggunakan media pendidikan untuk mengklarifikasi
prinsip-prinsip, membangun dan mengembangkan prototipe, dan
menyebarkan informasi yang berkaitan dengan kultivasi tanaman
hidroponik. Teknik kultivasi hidroponik terutama berpusat di
sekitar tanaman tomat. Tomat adalah produk buah yang populer
yang dapat berkembang dalam sistem hidroponik dengan mudah.
Teknik hidroponik secara luas dianggap menghasilkan hasil
tanaman tomat yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode
pertumbuhan tradisional. Teknologi pertanian kontemporer,
termasuk tomat, dapat menanam berbagai spesies tanaman. Fokus
dari bahan kultivasi tanaman tomat ini tidak hanya pada
terminologi dan penciptaan bahan pengajaran Canva tetapi juga
pada memeriksa bagaimana media ini dinilai di kelas.
A. Pengaruh Media Pembelajaran terhadap Hasil Belajar
Ekonomi
Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan media pembelajaran
yang efektif, seperti video, presentasi interaktif, dan perangkat lunak
pendidikan, memiliki dampak positif terhadap hasil belajar siswa.
Bukti empiris dari studi sebelumnya oleh Mayer (2009) menunjukkan
bahwa media pembelajaran yang interaktif dapat meningkatkan
pemahaman konsep ekonomi secara signifikan. Hal ini dikarenakan
media pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan keterlibatan
siswa dalam proses belajar.
Studi lain oleh Clark dan Mayer (2016) mengungkapkan bahwa
media pembelajaran yang menyajikan informasi dalam berbagai
format (visual, auditori, dan kinestetik) membantu siswa menyerap
materi dengan lebih baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa
yang terpapar pada media pembelajaran interaktif memiliki skor tes
yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang hanya
menggunakan metode pembelajaran tradisional.
Untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap, berikut adalah
tabel yang menunjukkan hasil beberapa penelitian terkait pengaruh
media pembelajaran terhadap hasil belajar ekonomi di berbagai
negara:
Tabel 2. Beberapa Negara yang mengakui bahwa media pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi
Peneliti
Negara
Metode Media Pembelajaran
Mayer (2009)
Amerika Serikat
Video Interaktif dan Simulasi
Peningkatan pemahaman konsep sebesar 20%
Clark & Mayer (2016)
Inggris
Multimedia Pembelajaran
Skor tes meningkat sebesar 15%
Lee & Lee (2014)
Korea Selatan
E-Learning dan Aplikasi Mobile
Peningkatan hasil belajar sebesar 18%
Tan & Tan (2017)
Singapura
Pembelajaran Berbasis Proyek dengan Media Digital
Keterlibatan siswa meningkat hingga 25%
Bukti-bukti empiris dari penelitian-penelitian di atas menunjukkan
bahwa penggunaan media pembelajaran yang beragam dan interaktif
dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap hasil
belajar siswa. Media pembelajaran yang tepat tidak hanya membantu
siswa memahami materi dengan lebih baik, tetapi juga meningkatkan
motivasi dan keterlibatan mereka dalam proses belajar.
Secara keseluruhan, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya
pemilihan media pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan hasil
belajar ekonomi siswa. Guru dan pendidik diharapkan dapat
memanfaatkan berbagai jenis media pembelajaran untuk menciptakan
pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.
B. Pengaruh Fasilitas Pembelajaran terhadap Motivasi Belajar
Fasilitas pembelajaran yang memadai memiliki peran yang signifikan
dalam memotivasi siswa untuk belajar lebih giat. Ruang kelas yang
nyaman, perpustakaan yang lengkap, dan akses ke teknologi modern
dapat memberikan lingkungan yang mendukung proses belajar
mengajar. Menurut Bandura (1997), lingkungan belajar yang kondusif
dapat meningkatkan self-efficacy atau keyakinan diri siswa dalam
kemampuan mereka untuk belajar. Penelitian ini mendukung temuan
tersebut dengan menunjukkan adanya hubungan positif antara fasilitas
pembelajaran dengan motivasi belajar siswa.
Beberapa penelitian lain juga mendukung temuan ini. Misalnya,
penelitian oleh Fraser dan Fisher (1982) yang dilakukan di Australia
menunjukkan bahwa siswa yang belajar di lingkungan dengan fasilitas
yang lengkap cenderung memiliki tingkat motivasi yang lebih tinggi
dibandingkan dengan mereka yang belajar di lingkungan dengan
fasilitas yang kurang memadai. Selain itu, penelitian oleh Uline dan
Tschannen-Moran (2008) di Amerika Serikat menemukan bahwa
kualitas fasilitas sekolah, seperti kondisi bangunan, kebersihan, dan
akses ke teknologi, memiliki pengaruh besar terhadap motivasi dan
prestasi siswa. Tabel 3 berikut merangkum temuan dari beberapa
penelitian terkait pengaruh fasilitas pembelajaran terhadap motivasi
belajar:
Tabel 3. Pengaruh Fasilitas Pembelajaran terhadap motivasi
Peneliti
Negara
Fasilitas yang
Diteliti
Hasil Penelitian
Fraser &
Fisher (1982)
Australia
Kondisi ruang
kelas dan
perpustakaan
Fasilitas yang memadai
meningkatkan motivasi
belajar siswa.
Uline &
Tschannen-
Moran (2008)
Amerika
Serikat
Kualitas
bangunan,
kebersihan,
akses teknologi
Kualitas fasilitas
sekolah memiliki
pengaruh besar
terhadap motivasi dan
prestasi siswa.
Bandura
(1997)
Internasio
nal
Lingkungan
belajar secara
umum
Lingkungan belajar
yang kondusif
meningkatkan self-
efficacy siswa dalam
belajar.
Penelitian oleh Higgins et al. (2005) di Inggris menunjukkan bahwa
ruang kelas yang didesain dengan baik dapat meningkatkan
konsentrasi dan motivasi siswa. Mereka menemukan bahwa
184
Lubis, M., Solehudin, R. H., & Safitri, N. D. (2024). Seberapa “pengaruh” Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(3), 162167.
pencahayaan yang baik, suhu ruangan yang nyaman, dan tata letak
yang ergonomis berkontribusi pada peningkatan tingkat keterlibatan
siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, penelitian oleh Earthman
(2002) menekankan pentingnya fasilitas fisik sekolah dalam
mendukung proses belajar mengajar. Earthman menyatakan bahwa
kondisi fisik sekolah yang buruk dapat menghambat motivasi belajar
siswa dan berdampak negatif pada prestasi akademik mereka.
Secara keseluruhan, bukti empiris dari berbagai penelitian
menunjukkan bahwa fasilitas pembelajaran yang memadai dan
lingkungan belajar yang kondusif memiliki pengaruh positif yang
signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, investasi
dalam fasilitas pendidikan yang berkualitas merupakan langkah
penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
C. Minat Belajar dan Hasil Belajar
Minat belajar siswa menjadi salah satu faktor penting yang
mempengaruhi hasil belajar mereka. Namun, penelitian ini
menemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara
minat belajar dengan motivasi belajar. Studi oleh Ainley (2006)
menunjukkan bahwa minat belajar sering kali dipengaruhi oleh faktor
eksternal seperti dorongan dari guru dan teman sebaya, yang mungkin
tidak selalu berkorelasi langsung dengan hasil belajar. Ainley
menyatakan bahwa meskipun minat belajar dapat mendorong siswa
untuk terlibat lebih aktif dalam pembelajaran, hal ini tidak selalu
berarti mereka akan mendapatkan hasil yang lebih baik.
Tabel 4: Korelasi antara Minat Belajar dan Hasil
Belajar di Beberapa Negara
Negara
Peneliti
Hasil Penelitian
Amerika
Serikat
Hidi &
Harackiewicz
(2000)
Minat belajar berhubungan
positif dengan prestasi
akademik, terutama di jenjang
pendidikan tinggi.
Jepang
Nakanishi
(2015)
Minat belajar dipengaruhi
oleh metode pengajaran yang
interaktif, namun tidak selalu
meningkatkan nilai ujian.
Finlandia
Salmela-Aro
(2011)
Minat belajar yang tinggi
berhubungan dengan
kesejahteraan emosional
siswa, tetapi tidak secara
langsung meningkatkan hasil
belajar akademik.
Selain itu, penelitian oleh Schiefele (1991) di Jerman menunjukkan
bahwa minat belajar memiliki hubungan positif dengan pemahaman
konsep yang lebih mendalam, tetapi tidak selalu dengan nilai ujian.
Schiefele menekankan bahwa minat belajar dapat meningkatkan
motivasi intrinsik, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi cara
siswa menghadapi tantangan akademik. Namun, ini tidak selalu
diterjemahkan menjadi hasil belajar yang lebih baik dalam bentuk nilai
atau prestasi akademik.
Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa minat belajar siswa tidak
memiliki korelasi langsung dengan hasil belajar mereka. Ini mungkin
disebabkan oleh kenyataan bahwa minat belajar sering kali
dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal yang beragam. Sebagai
contoh, siswa yang memiliki minat yang tinggi terhadap suatu mata
pelajaran mungkin lebih terlibat dalam kegiatan belajar, tetapi jika
mereka tidak memiliki sumber daya atau dukungan yang memadai,
minat tersebut tidak selalu menghasilkan prestasi yang lebih baik.
Bukti empiris dari penelitian sebelumnya mendukung temuan ini.
Sebagai contoh, penelitian oleh Deci dan Ryan (2000) menunjukkan
bahwa meskipun minat belajar dapat meningkatkan motivasi dan
keterlibatan siswa, hasil belajar yang dicapai juga sangat bergantung
pada kualitas pengajaran dan fasilitas yang tersedia. Oleh karena itu,
untuk memaksimalkan hasil belajar, penting bagi institusi pendidikan
tidak hanya untuk menumbuhkan minat belajar siswa tetapi juga
menyediakan fasilitas dan sumber daya yang memadai serta
mendukung metode pengajaran yang efektif.
D. Korelasi antara Minat Belajar, Motivasi, dan Hasil Belajar
Penelitian ini menemukan bahwa meskipun tidak terdapat
hubungan langsung antara minat belajar dengan motivasi belajar,
terdapat korelasi positif antara minat belajar dan hasil belajar.
Temuan ini mendukung pandangan Schiefele (1991) yang
menyatakan bahwa siswa yang memiliki minat tinggi dalam suatu
mata pelajaran cenderung memiliki hasil belajar yang lebih baik.
Minat belajar berperan penting dalam meningkatkan fokus dan
keinginan siswa untuk memahami materi secara mendalam. Hal ini
berarti bahwa siswa yang secara intrinsik tertarik pada subjek
ekonomi, cenderung lebih termotivasi untuk belajar dan
menghasilkan prestasi akademik yang baik.
Berikut adalah tabel yang menunjukkan korelasi antara minat
belajar, motivasi, dan hasil belajar berdasarkan penelitian ini:
Tabel 5: Rata-rata Nilai Korelasi antara Minat Belajar,
Motivasi, dan Hasil Belajar
Variabel
Rata-rata Nilai Korelasi
Minat Belajar - Hasil Belajar
0.45
Motivasi Belajar - Hasil Belajar
0.30
Minat Belajar - Motivasi Belajar
0.15
Tabel ini mengindikasikan bahwa korelasi antara minat belajar dan
hasil belajar lebih kuat dibandingkan dengan korelasi antara motivasi
belajar dan hasil belajar ataupun antara minat belajar dan motivasi
belajar.
Penelitian sebelumnya dari Deci & Ryan (2000) dalam teori Self-
Determination juga mendukung temuan ini. Mereka menyatakan
bahwa minat intrinsik terhadap suatu subjek dapat meningkatkan
hasil belajar karena siswa lebih cenderung terlibat aktif dalam proses
pembelajaran. Selain itu, Hidi & Harackiewicz (2000) dalam studi
mereka menemukan bahwa minat yang mendalam pada suatu mata
pelajaran dapat memfasilitasi pemahaman yang lebih baik dan
memori jangka panjang.
Studi lain dari Amerika Serikat yang dilakukan oleh Harackiewicz et
al. (2008) menunjukkan bahwa siswa yang memiliki ketertarikan
pribadi terhadap topik yang dipelajari cenderung memiliki prestasi
akademik yang lebih tinggi. Penelitian di Finlandia oleh Nurmi &
Aunola (2005) juga menemukan bahwa minat belajar secara
signifikan mempengaruhi hasil belajar melalui peningkatan usaha
dan strategi belajar yang lebih efektif.
Berdasarkan bukti-bukti empiris tersebut, dapat disimpulkan bahwa
minat belajar berperan sebagai faktor penting dalam mencapai hasil
belajar yang optimal. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk
merancang kurikulum dan metode pengajaran yang dapat
meningkatkan minat siswa terhadap mata pelajaran, khususnya
ekonomi. Ini dapat dilakukan melalui pendekatan pembelajaran
yang relevan, menarik, dan sesuai dengan minat serta kebutuhan
siswa.
E. Hubungan antara Preferensi Belajar Siswa dan Media
Pembelajaran
Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana preferensi belajar
siswa berhubungan dengan keterpaparan mereka terhadap media
pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa siswa yang lebih sering
terpapar pada media pembelajaran cenderung memiliki preferensi
belajar yang lebih baik. Studi oleh Clark & Mayer (2011) mendukung
temuan ini dengan menyatakan bahwa media pembelajaran yang
disesuaikan dengan gaya belajar siswa dapat meningkatkan
efektivitas pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan
media yang tepat dapat membantu siswa dalam memahami dan
menguasai materi ekonomi dengan lebih baik.
185
Lubis, M., Solehudin, R. H., & Safitri, N. D. (2024). Seberapa “pengaruh” Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(3), 162167.
Untuk memperdalam pemahaman tentang hubungan ini, mari kita
telaah beberapa penelitian dan data empiris dari berbagai negara.
Sebagai contoh, penelitian oleh Mayer (2009) di Amerika Serikat
menunjukkan bahwa penggunaan media visual yang dipadukan
dengan penjelasan tekstual dapat meningkatkan pemahaman siswa
tentang konsep-konsep kompleks dalam ekonomi. Hasil ini sejalan
dengan penelitian yang dilakukan oleh Husin dan Salimin (2017) di
Malaysia, yang menemukan bahwa interaktivitas media
pembelajaran digital dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar
siswa.
Penelitian oleh Rahman dan Putri (2020) di Indonesia juga
mendukung temuan bahwa penggunaan multimedia interaktif dapat
meningkatkan preferensi belajar siswa. Siswa yang terbiasa dengan
media pembelajaran yang interaktif cenderung lebih tertarik dan
termotivasi untuk belajar, yang pada akhirnya berdampak positif
pada hasil belajar mereka.
Temuan empiris ini menegaskan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara media pembelajaran dan preferensi belajar siswa.
Penggunaan media yang tepat dan sesuai dengan gaya belajar
masing-masing siswa dapat membantu menciptakan lingkungan
belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Dengan demikian,
penting bagi pendidik untuk mengenali preferensi belajar siswa dan
memilih media pembelajaran yang sesuai untuk memaksimalkan
hasil belajar mereka.
KESIMPULAN
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan
bahwa terdapat beberapa elemen yang mempengaruhi hasil
belajar ekonomi siswa, yaitu media pembelajaran, fasilitas yang
tersedia, dan minat belajar siswa. Temuan utama dari penelitian
ini menunjukkan bahwa penggunaan media dan fasilitas
pembelajaran memiliki hubungan positif dengan tingkat motivasi
belajar siswa. Hal ini konsisten dengan penelitian sebelumnya
yang menunjukkan bahwa ketersediaan media dan fasilitas
pembelajaran yang memadai dapat meningkatkan keterlibatan
siswa dalam belajar dan, secara tidak langsung, prestasi akademik
mereka.
Namun, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa tidak ada
hubungan nyata antara minat belajar dengan motivasi belajar. Ini
berarti bahwa meskipun siswa memiliki minat belajar yang tinggi,
hal tersebut tidak selalu mempengaruhi motivasi mereka untuk
belajar. Temuan ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh
Hidi dan Renninger (2006) yang menyatakan bahwa motivasi
belajar tidak hanya dipengaruhi oleh minat belajar, tetapi juga oleh
faktor-faktor lain seperti dukungan lingkungan dan pengaruh
teman sebaya.
Selanjutnya, penelitian ini tidak menemukan hubungan langsung
antara media pembelajaran dan fasilitas dengan hasil
pembelajaran. Ini menunjukkan bahwa keberadaan media dan
fasilitas saja tidak cukup untuk meningkatkan hasil belajar siswa
tanpa adanya intervensi yang lebih spesifik. Sebaliknya, ditemukan
hubungan searah antara minat belajar, motivasi belajar, dan hasil
belajar. Hal ini mengindikasikan bahwa minat dan motivasi belajar
yang tinggi dapat berkontribusi pada hasil belajar yang lebih baik.
Temuan ini didukung oleh penelitian Pintrich dan De Groot (1990)
yang menunjukkan bahwa siswa dengan motivasi intrinsik yang
tinggi cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik.
Selain itu, penelitian ini menemukan korelasi yang signifikan antara
preferensi belajar siswa dan keterpaparan mereka terhadap media
pembelajaran. Ini menunjukkan bahwa siswa yang lebih sering
terpapar media pembelajaran cenderung memiliki preferensi
belajar yang lebih baik. Namun, keberadaan fasilitas perlu
menunjukkan hubungan positif dengan minat akademik siswa. Ini
sejalan dengan temuan dari penelitian yang dilakukan oleh Uline
dan Tschannen-Moran (2008) yang menunjukkan bahwa kondisi
fasilitas sekolah yang baik dapat meningkatkan minat dan
keterlibatan akademik siswa.
Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya
penggunaan media dan fasilitas pembelajaran yang memadai serta
perlunya memperhatikan faktor minat dan motivasi belajar siswa
untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Penelitian ini juga
menyoroti perlunya intervensi yang lebih terarah untuk
memaksimalkan potensi pengaruh media dan fasilitas terhadap
hasil belajar siswa.
REFERENSI
Abbas, A. (2021). Tomato plant disease detection using transfer
learning with C-GAN synthetic images. Computers and
Electronics in Agriculture, 187.
https://doi.org/10.1016/j.compag.2021.106279
Amalia, R. (2023). Rancang Bangun Sistem Pemantauan Multi-
Kebun Hidroponik Berbasis Website. repository.its.ac.id.
https://repository.its.ac.id/102408/
Araújo, J. M. S. (2018). A Cassava StarchChitosan Edible Coating
Enriched with Lippia sidoides Cham. Essential Oil and
Pomegranate Peel Extract for Preservation of Italian
Tomatoes (Lycopersicon esculentum Mill.) Stored at Room
Temperature. Food and Bioprocess Technology, 11(9),
17501760. https://doi.org/10.1007/s11947-018-2139-9
Arif, V. R., Darmayanti, R., & Usmiyatun, U. (2022). Designing the
Development of Canva Application-Based Audio-Visual
Teaching Materials on the Material" Point to Point Distance"
for High School Students. JEMS: Jurnal Edukasi Matematika
Dan Sains, 11(1), 286299.
Astuti, T., Ningsih, E. F., Choirudin, C., & Sugianto, R. (2023).
Eksperimentasi Model Pembelajaran Stay Two Stray (TS-TS)
dan Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar. Jurnal
Penelitian Tindakan Kelas, 1, 3945.
Atanasov, A. G. (2021). Natural products in drug discovery:
advances and opportunities. Nature Reviews Drug
Discovery, 20(3), 200216. https://doi.org/10.1038/s41573-
020-00114-z
Attia, M. S. (2020). The effective antagonistic potential of plant
growth-promoting rhizobacteria against Alternaria solani-
causing early blight disease in tomato plant. Scientia
Horticulturae, 266.
https://doi.org/10.1016/j.scienta.2020.109289
Boutrot, F. (2017). Function, Discovery, and Exploitation of Plant
Pattern Recognition Receptors for Broad-Spectrum Disease
Resistance. Annual Review of Phytopathology, 55, 257286.
https://doi.org/10.1146/annurev-phyto-080614-120106
Budiarti, E. (2023). Efektifitas Penggunaan Smartphone oleh Orang
Tua dalam Membantu Pembelajaran Anak Usia Dini. Jurnal
Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 55535563.
Budiarti, E., Susanti, A., Elliza, E., & Purwanti, E. (2023).
Pemanfaatan Aplikasi Canva sebagai Video Pembelajaran
untuk mengenalkan Konsep Bilangan Kelompok Usia 4-5
Tahun di TK Ceria Kabupaten Pasuruan. Aksara: Jurnal Ilmu
Pendidikan Nonformal, 9(3), 18211838.
Cahyani, F., Mia, G., & Nurkanti. (2022). EFEKTIVITAS ECO ENZYME
LIMBAH BONGGOL NANAS PADA PERTUMBUHAN SELADA
HIJAU (Lactuca sativa L.) SECARA HIDROPONIK. Universitas
Pasundan.
Chen, L. m. (2021). Comparative biochemical and transcriptome
analyses in tomato and eggplant reveal their differential
responses to Tuta absoluta infestation. Genomics, 113(4),
21082121. https://doi.org/10.1016/j.ygeno.2021.05.002
Cottle, S. (2008). Reporting demonstrations: The changing media
186
Lubis, M., Solehudin, R. H., & Safitri, N. D. (2024). Seberapa “pengaruh” Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(3), 162167.
politics of dissent. Media, Culture and Society, 30(6), 853
872. https://doi.org/10.1177/0163443708096097
Dahliani, L. (2019). Kapita Selekta Manajemen dan Agribisnis
Perkebunan. PT Penerbit IPB Press.
Dahliani, L., Shumaila, S., & Darmayanti, R. (2023a). A Completely
Randomized Design (CRD) for Tomato Plant Growth and
Production on Different Planting Media. Assyfa Journal of
Farming and Agriculture, 1(1), 813.
Dahliani, L., Shumaila, S., & Darmayanti, R. (2023b). A Completely
Randomized Design (CRD) for Tomato Plant Growth and
Production on Different Planting Media. Assyfa Journal of
Farming and Agriculture, 1, 813.
Dahliani, L., Wirandayu, S., & Dewantara, M. (2022).
Implementation of technology 4.0 in achieving the
effectivity and efficiency of the production process in palm
oil plantation. E3S Web of Conferences, 348, 11.
Darmawati, B. (2022). English Language Teaching Curriculum and
Material Production: Comprehensive Questions. OSF
Preprints.
Darmayanti, R. (2023). ATM sebagai bahan ajar dalam membantu
pemahaman bilangan PI siswa SD, matematikanya dimana?
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 2.
Deliyannides, T. S. (2016). Demonstrating journal impact: PlumX
and OJS at the University of Pittsburgh. d-
scholarship.pitt.edu. http://d-scholarship.pitt.edu/27813/
Elsayed, T. R. (2020). Biocontrol of Bacterial Wilt Disease Through
Complex Interaction Between Tomato Plant, Antagonists,
the Indigenous Rhizosphere Microbiota, and Ralstonia
solanacearum. Frontiers in Microbiology, 10.
https://doi.org/10.3389/fmicb.2019.02835
Famm, K. (2013). Drug discovery: A jump-start for electroceuticals.
Nature, 496(7444), 159161.
https://doi.org/10.1038/496159a
Farhin, N., Setiawan, D., & Waluyo, E. (2023). Peningkatan hasil
belajar siswa sekolah dasar melalui penerapan" project
based-learning". Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 2.
Farida, I., Afifah, A., Nurmalitasari, D., & Naim, M. A. (2023).
Penerapan Komik Matematika Islam Sebagai Upaya
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Penelitian
Tindakan Kelas, 1, 1117.
Fitriana, N., Yuniwati, E. D., Darmawan, A. A., & Firdaus, R. (2021).
The use of a micro-hydro power plant for the educational
park area around the reservoir. AMCA Journal of Science and
Technology, 2, 3440.
Fuentes, A. F. (2018). High-performance deep neural network-
based tomato plant diseases and pests diagnosis system
with refinement filter bank. Frontiers in Plant Science, 9.
https://doi.org/10.3389/fpls.2018.01162
Haanurat, A. I., Jaya, A., & Nurlina, N. (2022). Pemetaan Potensi
Desa melalui Business Model Canvas untuk Pengelolaan
Bumdes. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(2), 1570
1585.
Hamilton, W. (2018). Livedissent: A media platform for remote
participation in activist demonstrations. Proceedings of the
International ACM SIGGROUP Conference on Supporting
Group Work, 257266.
https://doi.org/10.1145/3148330.3149406
Harrigan, J. A. (2018). Deubiquitylating enzymes and drug
discovery: Emerging opportunities. Nature Reviews Drug
Discovery, 17(1), 5777.
https://doi.org/10.1038/nrd.2017.152
Hauser, A. S. (2017). Trends in GPCR drug discovery: New agents,
targets and indications. Nature Reviews Drug Discovery,
16(12), 829842. https://doi.org/10.1038/nrd.2017.178
Jahidi, D. I. I., & Budiati, A. (2016). The Implementation of
Improving Creativity and Innovativeness of Cimahi
Municipality’s Human Resource Policy. 1st UPI International
Comference on Sociological Education 1 (Https .
Jahidi, I., Budiyati, A., & Indah, D. (2016). The Implementation of
Improving Creativity and Innovativity of Cimahi
Municipality’s Human Resource Policy. 1st UPI International
Conference on Sociology Education, 389392.
Jarroux, J. (2017). History, discovery, and classification of lncRNAs.
Advances in Experimental Medicine and Biology, 1008, 1
46. https://doi.org/10.1007/978-981-10-5203-3_1
Jumiati, J., Rahakabauw, H., & Budiarti, E. (2022). Pengembangan
Media Pembelajaran Digital untuk Anak Usia Dini. JIIP-Jurnal
Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(6), 17571760.
Karyadi, A. C., & Jannah, R. (2023). Meningkatkan Kemampuan
Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Permainan
Dampu Bulan. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1, 5356.
Katz, L. (2016). Natural product discovery: past, present, and
future. Journal of Industrial Microbiology and
Biotechnology, 43(2), 155176.
https://doi.org/10.1007/s10295-015-1723-5
Kenakin, T. (2013). Signalling bias in new drug discovery: Detection,
quantification and therapeutic impact. Nature Reviews Drug
Discovery, 12(3), 205216.
https://doi.org/10.1038/nrd3954
Khalid, A. A. (2018). The role of shariah supervisory board on
internal Shariah audit effectiveness: Evidence from Bahrain.
Academy of Accounting and Financial Studies Journal, 22(5).
Khoiriyah, B., Darmayanti, R., & Astuti, D. (2022). Design for
Development of Canva Application-Based Audio-Visual
Teaching Materials on the Thematic Subject" Myself (Me
and My New Friends)" Elementary School Students. Jurnal
Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 62876295.
Kintu, M. J. (2017). Blended learning effectiveness: the relationship
between student characteristics, design features and
outcomes. International Journal of Educational Technology
in Higher Education, 14(1). https://doi.org/10.1186/s41239-
017-0043-4
Kleinwächter, M. (2019). Four examples demonstrating the impact
of Applied Botany on plant-based industrial processes.
Journal of Applied Botany and Food Quality, 92, 187191.
https://doi.org/10.5073/JABFQ.2019.092.025
Lavecchia, A. (2013). Virtual screening strategies in drug discovery:
A critical review. Current Medicinal Chemistry, 20(23),
28392860.
https://doi.org/10.2174/09298673113209990001
Lavecchia, A. (2015). Machine-learning approaches in drug
discovery: Methods and applications. Drug Discovery Today,
20(3), 318331.
https://doi.org/10.1016/j.drudis.2014.10.012
Le, A. N. N., Bo, L. K., & Nguyen, N. M. T. (2023). Canva-based E-
portfolio in L2 Writing Instructions: Investigating the Effects
and Students’ Attitudes. Computer Assisted Language
Learning. https://old.callej.org/journal/24-1/Le-Bo-
Nguyen2023.pdf
Lestari, W. P., Ningsih, E. F., Choirudin, C., Sugianto, R., & Lestari, A.
S. B. (2023). Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif
Dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL)
Terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Penelitian
Tindakan Kelas, 1, 2833.
Luna, R. G. De. (2018). Automated Image Capturing System for
Deep Learning-based Tomato Plant Leaf Disease Detection
and Recognition. IEEE Region 10 Annual International
Conference, Proceedings/TENCON, 2018, 14141419.
https://doi.org/10.1109/TENCON.2018.8650088
Magwaza, S. T. (2020). Hydroponic technology as decentralised
system for domestic wastewater treatment and vegetable
production in urban agriculture: A review. Science of the
187
Lubis, M., Solehudin, R. H., & Safitri, N. D. (2024). Seberapa “pengaruh” Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(3), 162167.
Total Environment, 698.
https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2019.134154
Manríquez-Altamirano, A. (2020). Analysis of urban agriculture
solid waste in the frame of circular economy: Case study of
tomato crop in integrated rooftop greenhouse. Science of
the Total Environment, 734.
https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2020.139375
Marco, I. De. (2018). Uncertainty of input parameters and
sensitivity analysis in life cycle assessment: An Italian
processed tomato product. Journal of Cleaner Production,
177, 315325.
https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2017.12.258
McLeskey, J. (2014). A Case Study of a Highly Effective, Inclusive
Elementary School. Journal of Special Education, 48(1), 59
70. https://doi.org/10.1177/0022466912440455
Mishchenko, M. I. (2014). Direct demonstration of the concept of
unrestricted effective-medium approximation. Optics
Letters, 39(13), 39353938.
https://doi.org/10.1364/OL.39.003935
Moffat, J. G. (2017). Opportunities and challenges in phenotypic
drug discovery: An industry perspective. Nature Reviews
Drug Discovery, 16(8), 531543.
https://doi.org/10.1038/nrd.2017.111
Mukaromah, L., Ningsih, E. F., Choirudin, C., & Sekaryanti, R. (2023).
Eksperimentasi Model Pembelajaran Problem Posing
Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Pada Materi
Lingkaran Berbantu Video Animasi. Jurnal Penelitian
Tindakan Kelas, 1, 4652.
Mustakim, A., Wawan, W., Choirudin, C., Ngaliyah, J., &
Darmayanti, R. (2023). Quantum Teaching Model: Untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa MTs. Jurnal
Penelitian Tindakan Kelas, 1, 610.
Nisa, H., Setiawan, D., & Waluyo, E. (2023). Bagaimana model
problem based-learning dapat meningkatkan hasil belajar
siswa sekolah dasar? Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 2.
Noor, M., Karani, E., & Ristati, R. (2023). The Effectiveness of Canva
Application as a Media in Writing Greeting Card at the Eight
Grade of SMP Negeri 12 Banjarmasin. Journal on Education.
https://www.jonedu.org/index.php/joe/article/view/1826
Østbø, J. (2017). Demonstrations against demonstrations: the
dispiriting emotions of the Kremlin’s social media
‘mobilization.’ Social Movement Studies, 16(3), 283296.
https://doi.org/10.1080/14742837.2016.1266242
Pandia, W. S. S., & Drew, A. (2023). Identifying and solving Islamic
religious education challenges for special needs children.
Assyfa Journal of Islamic Studies, 2.
Prasetyo, I. K., Yuniwati, E. D., & Budi, M. A. (2020). The Utilization
of Apple Industrial Waste as a Hydroponic Nutrition
Material to Increase Economic Value. International
Conference on Community Development (ICCD 2020), 368
372.
Putri, A. R. A. (2022). The Development of Audio-Visual-Based
Learning Media through Canva Application for Eigth Grade
Students at SMP N 4 Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Pendidikan
Profesi Guru.
https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JIPPG/article/vie
w/51336
Rahmawati, I., Anwar, M. S., Saputra, A. A., & Fauza, M. R. (2023).
Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Proses
Pembelajaran Matematika Kelas X MA Maâ€
TM
arif
Roudlotut Tholibin Kota Metro. Jurnal Penelitian Tindakan
Kelas, 2, 91105.
Rosa-Martínez, E. (2021). Fruit composition profile of pepper,
tomato and eggplant varieties grown under uniform
conditions. Food Research International, 147.
https://doi.org/10.1016/j.foodres.2021.110531
Rufí-Salís, M. (2020). Exploring nutrient recovery from hydroponics
in urban agriculture: An environmental assessment.
Resources, Conservation and Recycling, 155.
https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2020.104683
Safitri, E., Setiawan, A., & Darmayanti, R. (2023). Eksperimentasi
Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan
Kahoot Terhadap Kepercayaan Diri Dan Prestasi Belajar.
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 2, 5761.
Safitri, N. D., Afifah, A., & Rahmah, K. (2023). Bagaimana konsep
warna diperkenalkan dengan media Bunga Pelangi? Jurnal
Penelitian Tindakan Kelas, 2.
Sah, R. W. A., & Laila, A. R. N. (2022). How" effective" is the use of
the g-form application as a PAI assessment tool? AMCA
Journal of Religion and Society, 2.
Segara, B., Choirudin, C., Setiawan, A., Anwar, M. S., & Arif, V. R.
(2023). Metode Inquiry: Meningkatkan Hasil Belajar
Matematika Siswa SMP Pada Materi Luas Bangun Datar.
JUrnal Penelitian Tindakan Kelas, 1, 1822.
Setiawan, D., & Waluyo, E. (2023). Tarian Kreasi Tradisional
Dolanan Meningkatkan Kemampuan Seni Anak SD Negeri 1
Bendoharjo. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1, 4148.
Stieglitz, S. (2018). Social media analytics Challenges in topic
discovery, data collection, and data preparation.
International Journal of Information Management, 39, 156
168. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2017.12.002
Sugianto, R. (2023). Penerapan Video YouTube “Pak Rahmadâ€
sebagai Sumber Belajar Matematika Untuk Meningkatkan
Hasil Belajar Siswa SMA. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1,
19.
Sugianto, R., Cholily, Y. M., Darmayanti, R., Rahmah, K., & Hasanah,
N. (2022). Development of Rainbow Mathematics Card in
TGT Learning For Increasing Mathematics Communication
Ability. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 13(2),
221233.
Sugianto, R., Darmayanti, R., & Muhammad, I. (2023). Teacher
Competence in The Preparation of Test and Non-Test
Instruments. Journal of Teaching and Learning
Mathematics, 1(1), 2532.
Turetken, O. (2020). Internal audit effectiveness:
operationalization and influencing factors. Managerial
Auditing Journal, 35(2), 238271.
https://doi.org/10.1108/MAJ-08-2018-1980
Wati, R. I., Suharsiwi, S., & Sah, R. W. A. (2023). Siswa sekolah dasar
menggunakan game “new family 100†untuk
mengembangkan vocabulary, bagaimana kegiatan
implementasinya? Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 2.
Wicaksono, G. W., Nawisworo, P. B., Wahyuni, E. D., & Cholily, Y.
M. (2021). Canvas learning management system feature
analysis using feature-oriented domain analysis (FODA). IOP
Conference Series: Materials Science and Engineering,
1077(1), 12041.
Wijaya, S. H. T., & Anggrianto, S. C. (2023). Aplikasi Desain Canva:
Ancaman atau Alat yang membantu kerja Desainer Grafis?
IMATYPE: Journal of Graphic Design .
https://ojs.uph.edu/index.php/IMATYPE/article/view/6602
Wulandari, M., Salma, R. R. S., Nurkanti, & Halimah, M. (2023).
EFEKTIVITAS ECO ENZYM KULIT BUAH-BUAHAN UNTUK
PERTUMBUHAN SAYUR SELADA MERAH (Lactuca Sativa var.
Crispa L) MENGGUNAKAN TEKNIK HIDROPONIK. Universitas
Pasundan.
Wumu, A., & Buhungo, T. J. (2023). The effectiveness of problem-
based learning model assisted by canva-oriented pancasila
student profiles to improve scientific literacy. Jurnal
Penelitian Pendidikan IPA.
https://jppipa.unram.ac.id/index.php/jppipa/article/view/
4022
188
Lubis, M., Solehudin, R. H., & Safitri, N. D. (2024). Seberapa “pengaruh” Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(3), 162167.
Yuan, H. (2019). Effects of grafting on root-to-shoot cadmium
translocation in plants of eggplant (Solanum melongena)
and tomato (Solanum lycopersicum). Science of the Total
Environment, 652, 989995.
https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2018.10.129
Yulianeta. (2022). The Development of Web-Based Teaching
Materials Integrated with Indonesian Folklore for
Indonesian Language for Foreign Speakers Students.
International Journal of Language Education, 6(1), 4662.
https://doi.org/10.26858/ijole.v6i1.22957
Yuniwati, E. D. (2018). The Effect of chicken manure and corn cob
biochar on soil fertility and crop yield on intercropping
planting pattern of cassava and corn. International Journal
of Environmental Sciences &Natural Resources 15 (2 .
Yuniwati, E. D. (2020). Natural Nutrition Modification for
Acclimatization and Hydroponic. International Journal of
Agriculture and Biological Sciences, 4855.
Zeng, J. (2020). To learn scientifically, effectively, and enjoyably: A
review of educational games. Human Behavior and
Emerging Technologies, 2(2), 186195.
https://doi.org/10.1002/hbe2.188
Zhang, X. (2008). Contrasting effects of HC-Pro and 2b viral
suppressors from Sugarcane mosaic virus and Tomato
aspermy cucumovirus on the accumulation of siRNAs.
Virology, 374(2), 351360.
https://doi.org/10.1016/j.virol.2007.12.045