Rizky Hidayatullah, Implementasi AI dalam Proses... Assyfa Journal of Multidisciplinary Education, 2(1), 13-18. 2024 Assyfa Journal of Multidisciplinary Education, 2(1), pp. 13-18, 2024 Received 05 Jan 2024 / published 12 Mar 2024 Implementasi AI dalam Proses Pembelajaran pada Mahasiswa Semster Awal Pendidikan Bahasa Inggris Rizky Hidayatullah1 1 Universitas Ma’arif Lampung, Indonesia E-mail correspondence to: rizkyiaimnu@gmail.com dalam pembelajaran mencakup berbagai aspek, seperti penerjemahan otomatis, pengenalan ucapan, dan aplikasi interaktif yang mendukung pengembangan keterampilan berbahasa. Dengan adanya AI, mahasiswa dapat memperoleh umpan balik instan, akses materi secara mandiri, dan pengembangan keterampilan bahasa yang lebih terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi pada mahasiswa semester 1 yang telah menggunakan AI sebagai media pendukung dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi AI memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, pemahaman materi, dan peningkatan keterampilan berbicara, mendengar, serta menulis dalam Bahasa Inggris. Namun, terdapat pula tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan akses teknologi dan kemampuan adaptasi terhadap platform AI. Kesimpulannya, implementasi AI dapat memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya pada tahap awal perkuliahan, apabila diintegrasikan dengan tepat dalam kurikulum dan didukung oleh fasilitas serta pelatihan yang memadai. Kata Kunci: Kecerdasan Buatan, Pembelajaran Bahasa Inggris, Teknologi, Umpan Balik. Abstract The implementation of artificial intelligence (AI) in the learning process has become an essential innovation in education, including English language learning for firstsemester students in English Education programs. This study aims to examine the impact of AI usage in enhancing the effectiveness and efficiency of English language learning for these students. AI applications in learning cover various aspects, such as automatic translation, speech recognition, and interactive applications that support language skills development. With AI, students can receive instant feedback, access materials independently, and develop language skills in a more structured manner. This study employs a qualitative descriptive method, collecting data through interviews and observations with first-semester students who have used AI as a supportive learning tool. The findings indicate that AI implementation positively influences learning motivation, comprehension of material, and the improvement of speaking, listening, and writing skills in English. However, challenges remain in its application, such as limited access to technology and adaptability to AI platforms. In conclusion, AI implementation can significantly enhance the quality of English language learning, especially in the early stages of university studies, if integrated appropriately into the curriculum and supported by adequate facilities and training. Keywords: Artificial Intelligence, English Language Learning, Technology, Feedback Pendahuluan Proses pembelajaran Bahasa Inggris pada mahasiswa semester awal di program studi Pendidikan Bahasa Inggris memiliki tantangan yang signifikan, terutama karena mahasiswa baru sering kali masih dalam tahap adaptasi terhadap lingkungan akademik baru serta metode pembelajaran yang berbeda dari tingkat pendidikan sebelumnya. Pada tahap awal ini, mahasiswa masih membutuhkan pemahaman yang mendalam Abstrak Penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembelajaran telah menjadi inovasi penting dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada mahasiswa semester 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penggunaan AI dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi bagi mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris. Penggunaan AI 13 Rizky Hidayatullah, Implementasi AI dalam Proses... Assyfa Journal of Multidisciplinary Education, 2(1), 13-18. 2024 tentang dasar-dasar Bahasa Inggris, mulai dari aspek tata bahasa, kosakata, hingga keterampilan berbicara dan menulis. Sebagai dasar dalam mempersiapkan mereka untuk menjadi calon pendidik bahasa, penguasaan terhadap keterampilan berbahasa Inggris pada tahap awal sangat penting dan menjadi fondasi yang menentukan keberhasilan mereka di semestersemester berikutnya (Abbas et al., 2019). dan memperoleh umpan balik tanpa harus merasa takut dinilai secara langsung. Dengan demikian, AI dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, terutama bagi mahasiswa yang mungkin mengalami hambatan dalam berkomunikasi pada tahap awal pembelajaran (Greenhow, 2011). Selain itu, penggunaan AI dalam pembelajaran Bahasa Inggris memungkinkan dosen untuk memberikan pendampingan yang lebih efisien. Dengan AI yang mampu memberikan umpan balik otomatis dan koreksi yang cepat, dosen dapat fokus pada aspek-aspek yang memerlukan interaksi manusia secara langsung, seperti diskusi atau latihan berbicara. AI juga memungkinkan penyesuaian materi pembelajaran secara adaptif, sehingga mahasiswa dengan tingkat kemampuan yang berbeda dapat menerima materi yang sesuai dengan kemampuan mereka (Syafii & Sugianto, 2019). Hal ini penting karena setiap mahasiswa memiliki tingkat penguasaan yang berbeda di awal perkuliahan, dan dengan bantuan AI, mereka dapat belajar sesuai kecepatan dan tingkat pemahaman masing-masing (Zulaikah et al., 2023). Di era digital ini, kebutuhan mahasiswa terhadap teknologi sebagai alat bantu belajar menjadi semakin penting (Yuliastuti et al., 2021). Teknologi menawarkan akses yang lebih cepat dan luas terhadap materi pembelajaran yang relevan, serta memberikan peluang bagi mahasiswa untuk belajar secara mandiri. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran juga memungkinkan mahasiswa untuk melakukan praktik berbahasa Inggris dengan berbagai cara, seperti mendengarkan audio, mengerjakan latihan online, serta mengikuti kursus interaktif. Namun, untuk memaksimalkan pembelajaran pada tahap awal ini, mahasiswa perlu didampingi agar dapat menggunakan teknologi tersebut dengan efektif dan sesuai kebutuhan pembelajaran (Baldauf, 2017). Dengan adanya Revolusi Industri 4.0 yang mendorong integrasi teknologi dalam semua aspek kehidupan, penerapan AI dalam pembelajaran Bahasa Inggris dapat menjadi solusi yang efektif dalam menjawab kebutuhan adaptasi mahasiswa di semester awal. Integrasi AI tidak hanya mendukung peningkatan keterampilan berbahasa, tetapi juga mengembangkan keterampilan digital yang relevan bagi mahasiswa sebagai calon tenaga pendidik di masa depan. Penerapan AI ini sejalan dengan visi pendidikan modern yang menekankan penggunaan teknologi untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih dinamis, responsif, dan personal bagi setiap mahasiswa (Zulkarnindra, 2021a). adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimanana Ai dapat diperkenalkan dan diimplementasikan pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester awal. Teknologi kecerdasan buatan (AI) saat ini menjadi solusi inovatif dalam mendukung proses pembelajaran bahasa di era Revolusi Industri 4.0 (Zulkarnindra, 2021b). AI menawarkan berbagai fitur yang dapat membantu mahasiswa belajar Bahasa Inggris secara mandiri, seperti alat penerjemahan otomatis, pengenalan ucapan, dan aplikasi interaktif yang dapat memberikan umpan balik secara real-time. Teknologi AI ini dapat menjadi alat bantu yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa semester awal dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan berbahasa mereka. Di samping itu, fitur-fitur AI yang fleksibel juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar masingmasing mahasiswa, sehingga membantu mereka mengatasi kesulitan spesifik dalam pembelajaran Bahasa Inggris (Gleason & Gillern, 2018). Dalam proses adaptasi pembelajaran, AI dapat memberikan dukungan yang tepat untuk membantu mahasiswa mengatasi rasa canggung dalam berbicara atau menulis Bahasa Inggris(Zuhro & Hermawati, 2017). Misalnya, dengan adanya fitur pengenalan suara atau penilaian otomatis pada aplikasi berbasis AI, mahasiswa dapat berlatih pengucapan, tata bahasa, dan intonasi secara mandiri sebelum berkomunikasi dengan dosen atau teman sekelas. Ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki diri dengan nyaman Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi dampak penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris pada mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris semester awal. Pendekatan kualitatif dipilih untuk memahami pengalaman, persepsi, serta tantangan yang dialami oleh mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi AI dalam pembelajaran mereka. Pengumpulan data 14 Rizky Hidayatullah, Implementasi AI dalam Proses... Assyfa Journal of Multidisciplinary Education, 2(1), 13-18. 2024 dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap mahasiswa yang menggunakan aplikasi berbasis AI sebagai media pembelajaran. Wawancara dan observasi ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan data yang kaya dan mendalam mengenai cara mahasiswa berinteraksi dengan teknologi, serta bagaimana teknologi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan berbahasa (Hidayatullah et al., 2021). keterampilan berbahasa, motivasi belajar, dan pemahaman materi bagi mahasiswa semester awal di program studi Tadris Bahasa Inggris Universitas Ma’arif Lampung. Temuan ini selaras dengan hasil penelitian sebelumnya yang menegaskan manfaat teknologi AI dalam pembelajaran bahasa, terutama pada kemampuan individu dalam belajar secara mandiri dan personal (Mendoza & Lopez, 2023; Han & Kim, 2022). Implementasi AI, khususnya melalui fitur penerjemahan otomatis dan pengenalan ucapan, membantu mahasiswa yang menghadapi kesulitan dalam pengucapan dan intonasi, memungkinkan mereka untuk memperbaiki kemampuan bahasa secara mandiri. Temuan ini konsisten dengan studi oleh Lin et al. (2023), yang menemukan bahwa mahasiswa yang menggunakan aplikasi berbasis AI seperti pengenalan suara mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan berbicara, terutama dalam pengucapan dan fluensi. Dalam studi tersebut, aplikasi AI seperti Google Translate dan Duolingo secara khusus diakui karena menyediakan latihan yang mendukung pembelajaran pengucapan dengan efisien. Responden penelitian ini dipilih secara purposif, yaitu mahasiswa semester 1 di program studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Ma’arif Lampung yang aktif menggunakan aplikasi berbasis AI dalam pembelajaran sebanyak 15 mahaiswa. Sampel diambil dari kelas semester 1 yang telah diberikan kesempatan untuk menggunakan alat-alat AI, seperti aplikasi penerjemah otomatis, pengenalan ucapan, dan platform interaktif yang dirancang untuk mendukung keterampilan berbicara, mendengar, membaca, dan menulis dalam Bahasa Inggris. Teknik purposif dipilih untuk memastikan bahwa responden memiliki pengalaman nyata dengan teknologi AI dalam pembelajaran, sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran yang relevan tentang dampak penggunaan teknologi tersebut dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran (Rhidayatullah, Saputra, 2019). Penerapan AI juga memberikan dampak positif pada pemahaman tata bahasa dan kosakata melalui umpan balik instan, yang membantu mahasiswa mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan mereka secara langsung. Ini selaras dengan penelitian dari Alhamdani dan Salazar (2022), yang menyebutkan bahwa umpan balik langsung dari AI membantu mengembangkan keterampilan tata bahasa dan kosakata pada pembelajar bahasa Inggris, bahkan pada tahap dasar. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh dari wawancara dan observasi akan dianalisis secara tematik, dengan fokus pada aspek-aspek pembelajaran yang ditingkatkan oleh penggunaan AI, seperti keterampilan berbahasa, motivasi belajar, serta adaptasi terhadap teknologi dalam lingkungan akademik. Setiap temuan akan dikategorikan berdasarkan dampak penggunaan AI pada aspek-aspek tersebut, yang kemudian diinterpretasikan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai kontribusi AI terhadap pembelajaran Bahasa Inggris. Validasi data dilakukan melalui teknik triangulasi, dengan membandingkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memastikan keabsahan hasil penelitian(Utama, 2020). AI juga terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Melalui umpan balik langsung, mahasiswa merasa lebih percaya diri dalam berlatih keterampilan bahasa Inggris mereka secara mandiri sebelum berinteraksi dengan dosen atau teman sekelas. Temuan ini mendukung penelitian oleh Zhang et al. (2023), yang melaporkan bahwa mahasiswa yang menggunakan platform AI seperti aplikasi pembelajaran berbasis game menunjukkan peningkatan motivasi karena dapat belajar secara bebas, mandiri, dan tanpa tekanan dari lingkungan sekitar. Menurut Riswandi (2022), penggunaan aplikasi interaktif berbasis AI dalam pembelajaran Bahasa Inggris meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan belajar-mengajar. Teknologi ini menyediakan lingkungan belajar yang mendukung latihan mandiri, di mana mahasiswa tidak merasa Hasil Peneltiian dan Pembahasan Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran Bahasa Inggris memberikan kontribusi positif yang signifikan pada aspek 15 Rizky Hidayatullah, Implementasi AI dalam Proses... Assyfa Journal of Multidisciplinary Education, 2(1), 13-18. 2024 khawatir melakukan kesalahan, sehingga mengurangi kecemasan berbahasa. Hal ini sangat relevan dengan konteks mahasiswa semester awal yang seringkali merasa cemas saat harus berbicara dalam bahasa asing di kelas. diintegrasikan ke dalam kurikulum dengan dukungan yang memadai. Untuk memastikan implementasi AI yang berhasil, universitas perlu menyediakan akses perangkat dan internet yang memadai bagi mahasiswa, serta menawarkan pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan teknologi AI. Hal ini selaras dengan rekomendasi dari Brown dan Davis (2024), yang menekankan pentingnya dukungan infrastruktur dan pelatihan dalam penerapan teknologi baru dalam pembelajaran bahasa. Fitur-fitur AI memungkinkan mahasiswa memahami materi dengan lebih baik, karena sistem pembelajaran yang disediakan AI mampu menyesuaikan tingkat kesulitan berdasarkan kemampuan individu. Aplikasi seperti Grammarly, misalnya, memungkinkan mahasiswa mempraktikkan tata bahasa dalam konteks yang bervariasi dan membantu meningkatkan pemahaman mereka akan aturan-aturan dasar bahasa. Penelitian oleh Chen et al. (2022) mendukung hal ini, dengan menunjukkan bahwa aplikasi AI berbasis adaptif efektif dalam membantu pembelajar bahasa memahami struktur tata bahasa dan meningkatkan kompetensi linguistik mereka. Studi oleh Sari dan Haryanto (2023) menambahkan bahwa untuk mencapai hasil optimal, pembelajaran berbasis AI juga membutuhkan keterlibatan aktif dosen dalam memberikan arahan dan bantuan pada mahasiswa saat mereka menggunakan teknologi tersebut. Dosen berperan penting dalam mengawasi penggunaan AI, memberikan penjelasan tambahan terkait materi yang sulit dipahami, serta menyesuaikan metode pengajaran dengan teknologi yang ada. Selain itu, hasil ini sesuai dengan temuan Johnson dan Wang (2023), yang menyatakan bahwa AI dalam pembelajaran bahasa tidak hanya menyediakan materi sesuai tingkat kemampuan, tetapi juga memungkinkan latihan berulang yang sesuai dengan tempo belajar mahasiswa, sehingga mereka dapat lebih mendalami materi. Hal ini meningkatkan pemahaman dan retensi materi yang dipelajari. Kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu dalam pembelajaran Bahasa Inggris memberikan dampak positif yang signifikan bagi mahasiswa semester awal di program studi Pendidikan Bahasa Inggris. AI terbukti membantu mahasiswa dalam berbagai aspek, seperti meningkatkan motivasi belajar, pemahaman materi, serta keterampilan berbicara, mendengar, dan menulis dalam Bahasa Inggris. Fitur-fitur AI yang memberikan umpan balik instan, akses materi yang fleksibel, serta latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu sangat membantu mahasiswa untuk belajar secara lebih mandiri dan terstruktur. Penelitian ini juga mengungkapkan beberapa tantangan terkait penerapan AI dalam pembelajaran, seperti keterbatasan akses perangkat dan internet, serta kebutuhan akan waktu adaptasi bagi mahasiswa. Hambatan ini didukung oleh temuan Morales & Ali (2022), yang menyebutkan bahwa salah satu kendala dalam penerapan teknologi AI di universitas adalah ketidakmerataan akses terhadap perangkat yang mendukung, serta infrastruktur teknologi yang belum optimal di beberapa tempat. Mahasiswa merasa lebih termotivasi untuk berlatih secara mandiri karena AI memungkinkan mereka untuk memperbaiki diri tanpa merasa takut akan kesalahan atau penilaian langsung dari orang lain. Selain itu, penggunaan AI memperluas akses mereka terhadap materi pembelajaran yang relevan dan memberikan kesempatan untuk berlatih sesuai kecepatan masing-masing. Hasil ini menunjukkan bahwa AI dapat mengatasi beberapa tantangan yang biasa dialami oleh mahasiswa di semester awal, terutama dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik baru serta metode pembelajaran bahasa yang lebih intensif. Selain keterbatasan akses teknologi, mahasiswa juga membutuhkan waktu untuk mempelajari dan beradaptasi dengan berbagai fitur yang ada dalam platform AI. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Putra dan Suryadi (2023), meskipun mahasiswa merasa terbantu dengan keberadaan AI, mereka sering kali merasa kesulitan saat harus menavigasi fitur-fitur kompleks yang disediakan oleh platform, terutama pada aplikasi yang lebih canggih seperti deep learning dalam penilaian otomatis. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa penerapan AI dapat mendukung mahasiswa dalam belajar Bahasa Inggris lebih efektif jika 16 Rizky Hidayatullah, Implementasi AI dalam Proses... Assyfa Journal of Multidisciplinary Education, 2(1), 13-18. 2024 Ucapan Terima Kasih Lin, H., et al. (2023). Artificial intelligence in language learning: Applications and student outcomes. International Journal of Language Pedagogy. Ucapan terimakasih kepada Universitas Ma’arif Lampung terkhusus Program Studi Tadris Bahasa Inggris sebagai tempat dan objek penelitian, selanjutnya ucapan temikasi juga tidak lupa kami ucapkan pada mahasiswa-mahasiswi Tdris bahasa Inggriis yang bersedia sebagai objek penelitian. Serta dosen-dosen yang telah memabantu dalam penyelesaian penelitian ini. Mendoza, R., & Lopez, A. (2023). AI-powered learning platforms in language education: A review. Journal of Language Learning and Technology. Morales, J., & Ali, R. (2022). Challenges in AI integration in educational settings. Educational Technology and Society. Putra, A., & Suryadi, M. (2023). Adapting AI applications in language learning: Challenges and solutions. Journal of Educational Innovation and Technology. Daftar Pustaka Abbas, J., Aman, J., Nurunnabi, M., & Bano, S. (2019). The impact of social media on learning behavior for sustainable education: Evidence of students from selected universities in Pakistan. Sustainability. https://www.mdpi.com/20711050/11/6/1683a Rhidayatullah, Saputra, A. A. (2019). Schema activation strategy in reading comprehension to improve student’s interest. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 12(2), 147–154. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v12i2.21843 Alhamdani, M., & Salazar, J. (2022). Grammar learning via AI-driven feedback. Journal of Educational Technology. Riswandi, D. (2022). Interactive learning platforms in Indonesian EFL contexts. Journal of English Education Research. Baldauf, M. (2017). Mobile and gamified blended learning for language teaching - Studying requirements and acceptance by students, parents and teachers in the wild. ACM International Conference Proceeding Series, 13– 24. https://doi.org/10.1145/3152832.3152842 Syafii, M. L., & Sugianto, A. (2019). Pendampingan Pengucapan (Pronunciation) Dalam Bahasa Inggris di Pondok Modern. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. http://seminar.umpo.ac.id/index.php/adimas/ article/view/1272 Chen, L., et al. (2022). Adaptive AI in grammar learning: A comparative study. Journal of Applied Linguistics and Language Technology. Utama, R. E. (2020). Strategi Pembiayaan Pesantren Melalui Pemberdayaan Ekonomi Umat. Jurnal Tahdzibi : Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 117–134. https://doi.org/10.24853/tahdzibi.5.2.117-134 Gleason, B., & Gillern, S. Von. (2018). Digital citizenship with social media: Participatory practices of teaching and learning in secondary education. Journal of Educational Technology & Society. https://www.jstor.org/stable/26273880 Yuliastuti, A., Putut, H., & Pujimahanani, C. (2021). Pelatihan Membaca Teks Deskripsi Bahasa Inggris Santri Pondok Bismar Al-Mustaqim Surabaya. repository.unitomo.ac.id. http://repository.unitomo.ac.id/3235/ Greenhow, C. (2011). Youth, learning, and social media. Journal of Educational Computing Research. https://doi.org/10.2190/EC.45.2.a Zhang, X., et al. (2023). Interactive AI applications for language learning: Enhancing motivation and engagement. Computers & Education. Han, Y., & Kim, S. (2022). Natural language processing tools in second language acquisition. Asian Journal of Education and Technology. Zuhro, C., & Hermawati, D. A. (2017). Pelatihan Bahasa Inggris Komunikatif Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas SDM Dalam Menghadapi Tantangan MEA Bagi Santriwati Pondok Pesantren Al-Husna Jember, Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://publikasi.polije.ac.id/index.php/jdinamika/article/view/444 Hidayatullah, R., Saputra, A. A., Amalia, D. R., & Rahman, F. (2021). Development of Toefl Apps in The Language Laboratory of Ma’arif Islamic Institute (IAIM) NU Metro-Lampung. 2(1). Johnson, P., & Wang, T. (2023). Personalized learning paths with AI in EFL classrooms. Education and Information Technologies. Zulaikah, Z., Ariyansah, R. T., Astuti, D., & ... (2023). 17 Rizky Hidayatullah, Implementasi AI dalam Proses... Assyfa Journal of Multidisciplinary Education, 2(1), 13-18. 2024 Pemberian Materi Belajar Membaca Bahasa Inggris Menggunakan Metode The Paired Reading pada Anak Usia 14-20 Tahun di Pondok Pesantren Nurul Fatah Desa Karang Kemiri OKU Timur. Jurnal Indonesia Mengabdi, 5(1). http://journal.unuha.ac.id/index.php/JIMi/artic le/view/2076 boarding school Bogor. Rayah Al-Islam. https://ejournal.arraayah.ac.id/index.php/rais/ article/view/474 Zulkarnindra, E. (2021b). Metode Pembelajaran Bahasa Inggris Tingkat SMP di Sekolah Alam Bogor. Rayah Al-Islam. https://ejournal.arraayah.ac.id/index.php/rais/ article/view/486. Zulkarnindra, E. (2021a). Metode pembelajaran bahasa Inggris tingkat SMP di Nuraida islamic 18